Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pengaruh derajat keasaman (pH) dalam proses presipitasi hidroksida selektif ion logam dari larutan ekstrak spent catalyst

Wanta1, Kevin ClearyPutra, Federick DwiSusanti, Ratna FridaGemilar, Gelar PanjiAstuti, WidiVirdhian, ShintaPetrus, Himawan Tri Bayu Murti
Jurnal Rekayasa Proses (Sinta 2)Vol. 0 No. 031 Desember 2019
DOI10.22146/jrekpros.44007

Abstrak

Nikel hidroksida [Ni(OH)2] merupakan senyawa penting dalam produksi baterai yang dapat didaur ulang. Sintesis senyawa Ni(OH)2 dapat dilakukan melalui metode presipitasi hidroksida dari suatu larutan yang mengandung ion nikel (II) (Ni2+). Pada studi ini, sintesis Ni(OH)2 dilakukan dari larutan induk hasil ekstraksi spent catalyst dengan menggunakan larutan asam sulfat (H2SO4). Proses presipitasi selektif dilakukan dengan menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) dan derajat keasaman (pH) divariasikan pada kisaran 4 hingga 14. Temperatur operasi dijaga konstan pada 30 oC. Hasil percobaan menunjukkan bahwa proses presipitasi ion Al3+ dan ion Ni2+ mencapai keadaan optimum pada pH yang berbeda dengan nilai pH optimumnya adalah 6 dan 10, secara berurutan. Hasil karakterisasi sampel menunjukkan bahwa kemurnian Ni(OH)2 dalam sampel sebesar 13,1%. Hasil pengujian XRD mengindikasikan bahwa struktur presipitat yang terbentuk masih mengandung senyawa pengotor lain, seperti senyawa Na2SO4, Al(OH)3 dan senyawa–senyawa tersebut saling mengaglomerasi.

Kata Kunci

nickel hydroxideselective precipitationspent catalystnikel hidroksidapresipitasi selektifspent catalyst

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Rekayasa Proses

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pengaruh derajat keasaman (pH) dalam proses presipitasi hidroksida selektif ion logam dari larutan ekstrak spent catalyst | Jurnal Rekayasa Proses | Publiora