Pengaruh pretreatment jerami padi pada produksi biogas dari jerami padi dan sampah sayur sawi hijau secara batch
Abstrak
Dalam dekade terakhir, tingkat konsumsi energi semakin tinggi, sedangkan sumber energi fosil terbatas. Diperlukan usaha-usaha untuk mendapatkan energi terbarukan. Di sisi lain, limbah pertanian dan sampah pasar melimpah dan dapat dibuat biogas yang merupakan energi terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pretreatment jerami terhadap yield biogas dan kadar metana. Sampah sayuran sawi hijau (Brassica Juncea) dan jerami padi dicampur dengan komposisi tertentu sampai diperoleh perbandingan molar C/N = 20. Starter inokulum dari cairan hasil biodigester dimasukkan ke dalam erlenmeyer yang kemudian ditambahkan air sehingga volume totalnya menjadi 350 ml. pH awal campuran diukur dan campuran dialiri gas N2 supaya kondisi anaerob tercapai sementara erlenmeyer dalam keadaan tertutup rapat. Fermentasi dilakukan pada suhu 35°C. Volume biogas dan pH diukur setiap hari sementara kadar metana dianalisis setiap tujuh hari. Proses fermentasi diamati selama 49 hari. Hasil terbaik diperoleh dari jerami ukuran 0,5 cm yang dikenakan perlakukan awal penambahan EM-4, dimana hasil yield biogas rata-rata 0,03 L/g VS pada hari ke-21. Kadar metan tertinggi sebesar 64,78% dihasilkan pada hari ke-28 diperoleh dari jerami padi yang dibuat serbuk. Perlakuan awal jerami padi secara biologis dengan penambahan EM-4 terbukti dapat meningkatkan yield biogas sebesar 188,48%.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Rekayasa ProsesArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
