Pengaruh penambahan nutrisi terhadap efektifitas fitoremediasi menggunakan tanaman enceng gondok (Eichhornia crassipes) terhadap limbah orto-klorofenol
Abstrak
Limbah pabrik pulp dan kertas mengandung senyawa-senyawa fenol dan klorofenol yang sangat berbahaya jika dibiarkan berada di perairan. Senyawa-senyawa tersebut sangat beracun dan sulit untuk didegradasi. Fitoremediasi terbukti merupakan metode yang efektif dan ekonomis untuk mereduksi konsentrasi polutan di sistem perairan. Pada penelitian ini tanaman enceng gondok dipilih untuk meremediasi air yang terkontaminasi o-klorofenol. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 2 reaktor batch yang diberi perlakuan berbeda, yaitu tanpa dan dengan penambahan nutrisi dengan variasi konsentrasi kontaminan 0 hingga 20 mg/L. Remediasi o-klorofenol oleh enceng gondok dipengaruhi oleh besarnya konsentrasi awal o-klorofenol. Semakin besar konsentrasi awal o-klorofenol maka laju remediasi semakin besar. Dari penelitian diperoleh remediasi o-klorofenol terbesar terjadi pada konsentrasi awal 20 mg/L, laju remediasinya 4,59 kali lebih cepat daripada konsentrasi awal 5 mg/L. Laju remediasi o-klorofenol dengan penambahan nutrisi lebih cepat daripada tanpa penambahan nutrisi. Dari penelitian diperoleh remediasi o-klorofenol dengan penambahan nutrisi lebih cepat 1,23–1,33 kali daripada fitoremediasi tanpa penambahan nutrisi. Selain itu, pada fitoremediasi selama 48 jam setiap 500 gram enceng gondok mampu menjerap o-klorofenol sebanyak 41-59% dari konsentrasi awalnya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Rekayasa ProsesArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
