Peningkatan Kapasitas Petani Melalui Pelatihan Smart Farming Berbasis Iot Untuk Budidaya Bawang Putih Di Dataran Rendah Kabupaten Majalengka: Increasing The Capacity of Farmers Through Iot-Based Smart Farming Training for Garlic Cultivation in The Lowlands of Majalengka Regency
Abstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani bawang putih di dataran rendah melalui pelatihan teknologi inovasi pengairan dan pemupukan berbasis Internet of Things (IoT). Pelatihan di Desa Nunuk, Kabupaten Majalengka, melibatkan 25 petani dan mencakup konsep smart farming, penggunaan sensor tanah, serta sistem fertigasi otomatis. Peserta juga diajarkan praktik operasional perangkat IoT mulai dari tahap persiapan (survei dan rancangan), implementasi (pelatihan teori dan praktik), hingga pemantauan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan teknis petani sebesar 35%, disertai penerapan sistem irigasi dan pemupukan presisi yang menghemat air hingga 28% dan menurunkan biaya pemupukan sebesar 16,7%. Teknologi ini juga meningkatkan produktivitas, dengan kenaikan bobot umbi rata-rata 18%, ukuran umbi lebih besar, dan hasil lebih seragam. Selain itu, sistem ini membantu petani mencapai Kebutuhan Air Tanaman (KAT) secara tepat dan mengurangi pemborosan air. Secara umum, program PkM ini efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil panen, serta kemandirian petani dalam mengelola teknologi berbasis IoT
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat IndonesiaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
