Psikoedukasi Strategi Regulasi Emosi Pada Anak Usia 5-7 Tahun: Psychoeducation Emotion Regulation Strategies for Children Aged 5-7
Abstrak
Emosi adalah respons psikologis dan fisiologis terhadap peristiwa tertentu. Anak yang dapat memahami emosi dengan baik dan mengatur emosinya akan mampu mengenali dan memahami dirinya sendiri, beradaptasi dengan baik, lebih mandiri, mampu memahami perasaan orang lain sehingga dapat meningkatkan keterampilan sosialnya. Sebaliknya, anak yang kesulitan mengatur emosi akan sulit beradaptasi dengan baik, kurang empati dan hubungan sosial dengan orang lain. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini fokus pada psikoedukasi strategi regulasi emosi pada anak. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman anak dalam mengatur emosi negatif yang dirasakannya. Video edukasi digunakan untuk melakukan psikoedukasi pada 58 anak usia 5-7 tahun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon’s matched-pairs sign-rank test. Hasil analisis menunjukkan terjadi peningkatan signifikan peserta yang memberikan jawaban strategi regulasi emosi yang tepat sebelum dan setelah psikoedukasi pada emosi marah (T = 101,5; z = -2,311; p = 0,008) dan emosi takut (T = 49,5; z = -4,011; p = <0,001). Namun, tidak terjadi peningkatan pada emosi sedih (T = 104,5; z = 0,827; p = 0,359). Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah perlunya kerjasama antara orang tua dan guru dalam meningkatkan strategi pengaturan emosi negatif pada anak melalui aktivitas atau lebih peka terhadap emosi yang dirasakannya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat IndonesiaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
