Edukasi DAGUSIBU dan TOGA melalui Program Apoteker Remaja (APORE) pada Siswa SMA di Bali: DAGUSIBU and TOGA Education through the Teen Pharmacist Program (APORE) for High School Students in Bali
Abstrak
Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), sebagai organisasi profesi apoteker, menginisiasi kegiatan edukasi mengenai pengelolaan obat yang tepat dan aman. Apoteker, sebagai tenaga kesehatan yang fokus pada penggunaan obat di masyarakat, diharapkan untuk terus aktif memberikan penyuluhan di berbagai tempat agar masyarakat memahami cara penggunaan obat kimia dan obat herbal dengan benar. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemandirian siswa/i SMA dalam memilih, mendapatkan, menyimpan, dan membuang obat secara tepat dan benar (DAGUSIBU) dan pengenalan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Materi diberikan dengan metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) yang diimplementasikan dengan mendorong partisipasi aktif siswa melalui diskusi kelompok, permainan interaktif terkait logo obat, dan demonstrasi langsung sebagai alternatif dari metode ceramah satu arah. Kegiatan ini menggunakan kuesioner terdiri dari 10 soal pilihan ganda yang dirancang untuk mengukur tiga domain pengetahuan yaitu DAGUSIBU, logo obat, dan TOGA. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pretest-posttest siswa SMA di Bali tentang DAGUSIBU, Logo Obat, dan TOGA dengan p-value 0.001. Domain yang memiliki rata-rata persentase nilai pretest dan posttest paling rendah adalah logo obat.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat IndonesiaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
