Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PENANGANAN DAERAH RAWAN LONGSORAN PADA KM 359+600 LINTAS DAOP 5 PURWOKERTO DENGAN METODE SHOTCRETE

Andika, CalvinHosang, JRCBoer, Nur’aini
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat (Sinta 2)Vol. 1 No. 1 (2026)13 Desember 2015

Abstrak

Longsornya tanah di wilayah yang dilewati oleh rel kereta api akan berdampak pada kurang maksimalnya kinerja dari kereta tersebut. Pada lintasan Notog – Stasiun Kebasen di kilometer 359+600 merupakan wilayah yang rawan akan longsoran. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya PLH (Peristiwa Luar Biasa Hebat). Untuk dapat menyelesaikan ini maka diperlukan metode untuk memperbaiki wilayah yang rawan longsor seperti metode perbaikan stabilitas tebing ataupun shotcrete. Melalui hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa longsoran ini diakibatkan oleh sudut lereng dengan kecuraman 70-8- derajat dengan ketinggian 11 meter. Kemudian sistem drainase yang ada juga mengalami kerusakan, sehingga dapat berat tanah bertambah dan tekanan tanah ikut meningkat.

Kata Kunci

Longsor, kereta, drainase, shotcrete.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PENANGANAN DAERAH RAWAN LONGSORAN PADA KM 359+600 LINTAS DAOP 5 PURWOKERTO DENGAN METODE SHOTCRETE | Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat | Publiora