Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pengamatan Karakteristik Strain Cordyceps militaris (L) tipe liar alam dari lima perkebunan kelapa sawit di Muara Wahau Kalimantan Timur

Characteristic Observation of Cordyceps Militaris (L) Wild Type Strain from Five Oil Palm Plantation in Muara Wahau East Borneo

Aprianda, EdwinDjajakirana, GunawanDarmawan, Darmawan
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit (Sinta 2)Vol. 0 No. 015 Desember 2021
DOI10.22302/iopri.jur.jpks.v29i3.141

Abstrak

Jamur Cordycep militaris (L) dikenal di dunia perkebunan kelapa sawit sebagai musuh alami hama ulat api. Jamur ini menginfeksi ulat api yang turun ke bawah untuk menjadi pupa di sekitar piringan, sehingga pupa tidak berkembang menjadi imago dan siklus hidup hama akan terputus. Jamur ini merupakan salah satu dari 3 jamur entomopatogen utama yang digunakan sebagai bioinsektisida untuk mengendalikan hama di perkebunan kelapa sawit.  Pada penelitian ini, dilakukan pengamatan karakteristik C. militaris yang diperoleh dari 5 perkebunan kelapa sawit yang dikultur secara in vitro menggunakan dua jenis media dan dua metode inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pigmentasi miselium pada media kaya nutrisi Sabouraud Dextrose Agar plus Yeast extract (SDAY), dan sebagian besar pada metode inkubasi dengan pencahayaan. Hanya satu dari lima isolat yang dikultur di media SDAY yang menunjukkan pigmentasi pada metode inkubasi tanpa cahaya. Tidak terjadi pigmentasi di media miskin nutrisi seperti media agar (WA), baik yang diinkubasi dengan pencahayaan maupun tanpa cahaya. Pertumbuhan isolat secara umum lebih tinggi pada media SDAY dibandingkan dengan media WA. Penelitian ini menunjukkan bahwa C. militaris merupakan fungi yang bersifat fakultatif fagotrofik. Diameter koloni tertinggi pada metode inkubasi dengan pencahayaan di media SDAY terdapat pada isolat A dan C sebesar 90 mm dengan kategori kepadatan miselium tinggi (+++) dan tekstur berbulu seperti kapas di akhir minggu ke-3 setelah inokulasi. Pada metode inkubasi tanpa cahaya, diameter koloni tertinggi terdapat pada isolat B dan C sebesar 90 mm dengan kategori kepadatan miselium tinggi (+++) dan tekstur berbulu seperti kapas di akhir minggu ke-3 setelah inokulasi. Isolat A dan C menunjukkan potensi virulensi yang tinggi untuk digunakan sebagai bioinsektisida.

Kata Kunci

entomopathogenic fungicharacteristicsoil palm pestjamur entomopatogenkarakteristikhama kelapa sawit

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Penelitian Kelapa Sawit

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pengamatan Karakteristik Strain Cordyceps militaris (L) tipe liar alam dari lima perkebunan kelapa sawit di Muara Wahau Kalimantan Timur | Jurnal Penelitian Kelapa Sawit | Publiora