Penambahan Kalsium Meningkatkan Kandungan Pektin pada Bibit Kelapa Sawit Tercekam Kekeringan (Elaeis guineensis Jacq.)
Calcium Addition Improving Pectin Level in Oil Palm Seedlings (Elaeis guineensis Jacq.)
Abstrak
Kekeringan panjang akibat anomali iklim mengakibatkan kerusakan fisiologis bagi kelapa sawit yang ditandai dengan patah pelepah hingga berujung pada penurunan produktivitas. Upaya untuk meningkatkan ketahanan kelapa sawit sawit terhadap kekeringan salah satunya melalui penambahan kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh kalsium terhadap perubahan hormon (secondary messenger), laju fotosintesis hingga kandungan pektin sebagai komponen penguat dinding sel yang diharapkan dapat mengurangi resiko patah pelepah akibat kekeringan. Perlakuan disusun secara faktorial 3 x 4 dalam rancangan kelompok acak lengkap (RAKL) desain split plot. Faktor pertama adalah dosis aplikasi kalsium yaitu 0 (kontrol/tanpa kalsium), 0,04 g, 0,08 g dan 0,12g per polibag. Faktor kedua adalah intensitas cekaman kekeringan yang terdiri atas cekaman berat, cekaman moderat dan kontrol/kapasitas lapangan) dengan intensitas satu minggu sejak tercapainya bobot target. Data yang memenuhi asumsi homogenitas dan normalitas selanjutnya dianalisis menggunakan analisis ragam pada tingkat ketelitian 5%, dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT. Hasil menunjukkan bahwa, kalsium dapat meningkatkan ketahanan bibit kelapa sawit melalui perubahan kandungan asam giberelin, peningkatan laju fotosintesis dan peningkatan kandungan pektin total pada kondisi kekeringan moderat hingga berat. Asam giberelin meningkat seiring bertambahnya dosis kalsium, namun peningkatan taraf kekeringan dapat menurunkan kandungannya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Penelitian Kelapa SawitArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
