Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

FOTO DIRI, REPRESENTASI IDENTITAS DAN MASYARAKAT TONTONAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Evania PutriProgram Sarjana Sosiologi, Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada
Jurnal Pemikiran Sosiologi (Sinta 3)Vol. 3 No. 1 (2016)25 Januari 2016hal. 80-97
DOI10.22146/jps.v3i1.23528

Abstrak

Pesatnya perkembangan media komunikasi modern, kemajuan media baru layaknya media sosial, memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi setiap individu untuk berkreasi dalam menampilkan identitas masing-masing. Membuat identitas virtual merupakan sebuah proses yang terus menerus selayaknya proses yang terjadi di dunia nyata. Kecenderungan fenomena seringkali dimunculkan dengan menampakkan “diri” kita di setiap foto yang dipaparkan di media sosial. Momen itu yang menunjukkan adanya kecenderungan bahwa diantara masyarakat maya di media sosial, terdapat ‘hubungan sosial’yang dimediasi oleh gambar. Melalui studi etnografi visual, artikel ini menjelaskan bagaimana foto diri merupakan realitas sosial, namun disatu sisi ia memiliki simbol-simbol berwujud visual yang mampu membentuk representasi seperti apa yang ingin kita sampaikan. Dalam hal ini menjadi suatu ‘representasi identitas’ yang direproduksi melalui Instagram yang memediasi ruang bagi ‘the spectacle society’ masyarakat tontonan.

Kata Kunci

Self PhotoIdentityRepresentationSpectacleSocial MediaSelf PhotoIdentityRepresentationSpectacleSocial Media

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Pemikiran Sosiologi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

FOTO DIRI, REPRESENTASI IDENTITAS DAN MASYARAKAT TONTONAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM | Jurnal Pemikiran Sosiologi | Publiora