Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

MEMENTO DARI PULAU ‘PURGATORIO’: Membaca Sejarah Narasi Hak Asasi Manusia Melalui ‘Memoar Pulau Buru Karya Hersri Setiawan’

Budi Irawanto
Jurnal Pemikiran Sosiologi (Sinta 3)Vol. 3 No. 1 (2016)25 Oktober 2016hal. 1-8
DOI10.22146/jps.v3i2.23531

Abstrak

Buku Memoar Pulau Buru bukan sekedar mengisahkan kehidupan para tahanan politik akibat dampak peristiwa setelah 30 September 1965 secara dramatis semata. Buku karya Hersri Setiawan ini menyodorkan suatu narasi kemanusiaan yang oleh kebanyakan generasi khususnya di masa Orde Baru nyaris terabaikan. Narasi yang disampaikan di dalam buku ini bukan hanya mengilustrasikan kehidupan pribadi yang dialami oleh penulis selama dalam masa tahanan di pulau itu, melainkan mengisyaratkan adanya suatu harapan yang sebelumnya pernah menjadi ‘mimpi’ para tapol ketika Indonesia baru saja memulai kehidupannya sebagai bangsa yang berdaulat sebelum peristiwa 30 September 1965 terjadi. Narasi sejarah semacam ini memberi alternatif membaca gerakan sosial khususnya ketika persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) juga menjadi prasyarat penting bagi masa depan bangsa Indonesia di mata masyarakat internasional.

Kata Kunci

The Buru MemoirHistorical NarrativesHuman RightsThe Buru MemoirHistorical NarrativesHuman Rights

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Pemikiran Sosiologi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

MEMENTO DARI PULAU ‘PURGATORIO’: Membaca Sejarah Narasi Hak Asasi Manusia Melalui ‘Memoar Pulau Buru Karya Hersri Setiawan’ | Jurnal Pemikiran Sosiologi | Publiora