Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Perkembangan Ilmu Komunikasi di Indonesia: Instrumentalisasi Kuasa Hingga Mekanisme Pasar

Justito Adiprasetio
Jurnal Pemikiran Sosiologi (Sinta 3)Vol. 6 No. 1 (2019)18 November 2019hal. 124-149
DOI10.22146/jps.v6i2.51583

Abstrak

Jatuhnya Orde Baru pada tahun 1998, pada dasarnya memberikan berbagai harapan bagi Ilmu Sosial di Indonesia. Namun, harapan ini cenderung tumpul dalam menghadapi Ilmu Komunikasi. Mengutip Rahardjo (2012), komunikasi sering hanya dianggap sebagai studi teoritis yang organisasinya memiliki orientasi untuk menghasilkan lulusan yang cepat terserap oleh pasar. Artikel ini adalah upaya untuk menemukan cara untuk pengembangan Ilmu Komunikasi, dengan upaya untuk mengisi ketiadaan studi terkait dengan metamorfosis Ilmu Komunikasi, sehingga artikel ini disusun untuk menunjukkan kontinuitas dan diskontinuitas wacana Ilmu Komunikasi selama Orde Baru hingga Pasca Orde Baru. Beberapa temuan dalam penelitian ini diharapkan berkontribusi pada gagasan pengembangan studi Ilmu Komunikasi itu sendiri. Artikel ini juga bertujuan untuk melanjutkan proyek yang sebelumnya dilakukan oleh Dhakidae (2003), Heryanto (2004), Haryanto (2008), Samuel (2010), untuk menunjukkan praktik kekuasaan dan pembentukan diskursif ilmu sosial di Indonesia.

Kata Kunci

ilmu komunikasipraktik kuasaOrde Barupasca Orde Barupraktik diskursif ilmu sosialilmu komunikasipraktik kuasaOrde Barupasca Orde Barupraktik diskursif ilmu sosial

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Pemikiran Sosiologi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Perkembangan Ilmu Komunikasi di Indonesia: Instrumentalisasi Kuasa Hingga Mekanisme Pasar | Jurnal Pemikiran Sosiologi | Publiora