Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pandemi Covid 19 dan Ujian Modernitas: Pembahasan Sosiologi Masyarakat Berisiko

Sutrisno SutrisnoPerguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.
Jurnal Pemikiran Sosiologi (Sinta 3)Vol. 7 No. 1 (2020)24 Desember 2020hal. 168-188
DOI10.22146/jps.v7i2.62531

Abstrak

Modernitas secara esensial membawa risiko dalam praktiknya, begitu pula demokrasi.  Dalam konteks menangani wabah Covid19 kita menyaksikan kehidupan masyarakat moderen yang berisiko secara global dihadapkan pada banyak kerumitan. Kenyataannya hampir tidak ada negara yang mampu lolos dari serangan wabah Covid19. Ukuran pembangunan moderen sebuah negara seakan menjadi kurang relevan. Konsep masyarakat berisiko mengajak untuk mengenali moral kemanusiaan sebagai nilai dan perangkat untuk merespon realitas sosial dan transformasinya. Secara epistemologis, kesulitan merekonstruksi moral kemanusiaan terletak pada kredo modernitas itu sendiri. Metode analisis wacana digunakan dalam artikel ini sebagai dialog rekonstruksi ‘perdamaian’ antara ilmu pengetahuan dan agama sebagai basis kemanusiaan. Jadi dapat disimpulkan upaya untuk membongkar mitos mengenai modernitas pasca wabah Covid19 ditujukan untuk membuka ruang-ruang dialogis yang bersifat partisipatoris untuk mereduksi risiko modernitas yang dapat mengabaikan kemanusiaan itu sendiri.

Kata Kunci

modernitasmasyarakat berisikorekonstruksi kemanusiaandemokrasi partisipatoriswabah global (Covid19)pasca Covid19modernitasmasyarakat berisikorekonstruksi kemanusiaandemokrasi partisipatoriswabah global (Covid19)pasca Covid19

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Pemikiran Sosiologi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pandemi Covid 19 dan Ujian Modernitas: Pembahasan Sosiologi Masyarakat Berisiko | Jurnal Pemikiran Sosiologi | Publiora