Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Internalisasi Budaya Gotong Royong Sebagai Identitas Nasional

Nelly MarhayatiIAIN Bengkulu
Jurnal Pemikiran Sosiologi (Sinta 3)Vol. 8 No. 1 (2021)14 Desember 2021hal. 21-42
DOI10.22146/jps.v8i1.68407

Abstrak

Saat ini budaya gotong royong sedang mengalami entropi budaya. Dimana sistem nilai dari budaya tersebut masih ada, namun sistem sosial yang ada didalam budaya tersebut tidak mampu lagi memotivasi dan mengontrol perilaku yang ada di masyarakat. Tujuan tulisan ini adalah menawarkan sebuah gagasan berupa internalisasi nilai-nilai budaya gotong royong sehingga diharapkan masyarakat Indonesia tidak hanya memahami dan mengingat kembali budaya gotong royong tetapi juga memahami nilai yang terkandung dan menjadikan budaya tersebut sebagai identitas yang melekat khususnya ke dalam diri setiap individu. Jika seluruh masyarakat Indonesia menjadikan gotong royong sebagai identitas diri sebagai bangsa Indonesia maka secara otomatis identitas diri tersebut akan menjadi identitas nasional. Jenis penelitian ini adalah study pustaka yang mencoba menghasilkan sebuah gagasan atau ide baru dengan cara menganalisis data yang dikumpulkan dari buku-buku dan karya ilmiah tentang gotong royong dan identitas nasional. 

Kata Kunci

Budaya Gotong RoyongIdentitas NasionalEntropi BudayaBudaya Gotong RoyongIdentitas NasionalEntropi Budaya

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Pemikiran Sosiologi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Internalisasi Budaya Gotong Royong Sebagai Identitas Nasional | Jurnal Pemikiran Sosiologi | Publiora