Optimalisasi Upaya Pencegahan Cedera pada Atlet Tenis Meja
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cedera yang paling dominan serta strategi pencegahan cedera yang diterapkan oleh atlet tenis meja di Klub Putra 99 Karawang. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui kuesioner tertutup, wawancara terstruktur, dan observasi langsung selama latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72% atlet pernah mengalami cedera, dengan cedera otot (48%) dan ligamen (28%) sebagai yang paling dominan. Cedera otot terjadi akibat gerakan berulang dan intensitas latihan yang tinggi, sedangkan cedera ligamen disebabkan oleh gerakan mendadak dan teknik yang kurang tepat. Sebagian besar atlet (80%) telah rutin melakukan pemanasan, namun hanya 60% yang konsisten melakukan pendinginan, dan hanya 44% yang menjalankan latihan penguatan otot dan peregangan. Pemanasan dan pendinginan terbukti membantu mengurangi risiko cedera, namun minimnya latihan penguatan dan peregangan meningkatkan risiko cedera lanjutan. Teknik latihan yang kurang tepat juga turut memperbesar potensi cedera. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pencegahan yang lebih komprehensif, termasuk edukasi, pembinaan teknik yang benar, serta penguatan dan peregangan terstruktur agar performa atlet tetap optimal dan risiko cedera dapat diminimalkan secara signifikan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
