Analisis Pengelolaan Logistik dalam Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di BPBD Kabupaten Sumbawa 2018
Abstrak
ABSTRAKTahun 2018 Kabupaten Sumbawa mengalami gempa dengan kekuatan 6,9 SR yang mengakibatkan 15 kecamatan yang terkena dampak bencana gempa bumi, tercatat sebanyak 7253 unit rumah rusak, dengan rincian rusak berat 4932, rusak sedang 1395, rusak ringan 1205, kemudian 38 orang cidera, dan 4 orang meninggal. Saat terjadi bencana kegiatan penanganan darurat yang dilakukan selain evakuasi masyarakat serta pertolongan darurat juga dilakukan penyediaan logistik. Oleh karena itu, berdasarkan peraturan yang berlaku, BPBD sebagai penanggungjawab dalam menanggulangi bencana perlu melakukan mengelola logistik guna terpenuhinya kebutuhan korban gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengelolaan logistik yang dilakukan di BPBD Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif karena ingin menggambarkan secara jelas kegiatan pengelolaan logistik dalam menjalankan Peraturan pengelolaan logistik sesuai yang telah ditetapkan.. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa BPBD dalam mengelola logistik belum menerapkan prinsip tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat pelaporan sesuai dengan peraturan BNPB Nomor 4 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Logistik dan Peralatan. Kata kunci : BPBD Kabupaten Sumbawa, Gempa Bumi, Pengelolaan Logistik
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Mineral, Energi, dan LingkunganArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
