STRATEGI DAKWAH SMA ISLAM AL AZHAR 10 PONTIANAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI TENGAH PANDEMI COVID 19: indonesia
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) langkah-langkah penetapan strategi dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19; 2) bentuk strategi dakwah SMA Islam Al Ahar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19; 3) tantangan dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Sumber data peneltian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder, yaitu: 1) sumber primer adalah guru-guru yang bergerak dibidang dakwah, yaitu tim bidang keagamaan, 2) sumber sekunder adalah guru BK (bimbingan konseling) dan dokumen-dokumen yang diperoleh dari lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan, yaitu perpanjang pengamatan, triangulasi dan member check. Berdasarkan hasil analisis data, temuan yang diperoleh pada penelitian ini, yaitu: (1) Langkah-langkah penetapan strategi dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19, yaitu mengadakan rapat kerja (RAKER), dan tes kemampuan agama calon siswa baru berupa tes membaca Al Qur’an agar mudah dilakukan pemetaan. 2) Bentuk strategi dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19, terdiri dari: Pertama, strategi ta’lim, yaitu kajian keagamaan. Kedua, strategi tazkiyah (menyucikan jiwa), yaitu kegiatan sholat dhuha, kegiatan sedekah/berbagi, dan kegiatan tadarus Al Qur’an. Ketiga, strategi tilawah, yaitu kegiatan tahfiz dan tahsin. 3) Tantangan dakwah SMA Islam Al Azhar 10 Pontianak dalam membentuk karakter siswa di tengah pandemi covid 19, terdiri dari tantangan internal dan tantangan eksternal. Tantangan internal adalah kurangnya SDM yaitu kurangnya da’i atau guru yang bergerak dibidang keagamaan. Kemudian kemampuan murid yang berbeda-beda dalam memahami AL Qur’an dan sulitnya mengawasi murid dikarenakan kegiatan dakwah dilakukan secara online. Tantangan eksternal berupa kendala pada media dakwah yaitu pada jaringan internet.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka J-MD Jurnal Manajemen DakwahArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
