Cyberloafing pada mahasiswa: tinjauan demografis berdasarkan jenis kelamin dan usia
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat cyberloafing pada mahasiswa ditinjau berdasarkan jenis kelamin dan usia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan 428 orang sampel dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala cyberloafing yang terdiri dari 24 item dengan lima dimensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori cyberloafing sangat tinggi, yang mengindikasikan tingginya penggunaan internet untuk aktivitas non-akademik selama perkuliahan berlangsung. Cyberloafing pada mahasiswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan, dengan rentang usia paling banyak melakukan cyberloafing yaitu 21 s.d 24 tahun. Penelitian ini merekomendasikan perlunya upaya preventif dan intervensi yang sistematis bagi konselor diperguruan tinggi dan pihak terkait untuk menyusun rencana pelayanan konseling guna mereduksi cyberloafing pada mahasiswa
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Konseling dan PendidikanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
