Model manajemen pendidikan berbasis efikasi diri, penerimaan diri, dan regulasi emosi untuk optimalisasi kinerja guru bimbingan dan konseling
Abstrak
Penelitian ini mengembangkan model manajemen pendidikan untuk meningkatkan kinerja guru bimbingan dan konseling dengan menganalisis pengaruh efikasi diri, penerimaan diri, regulasi emosi, dan motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri memengaruhi motivasi (0,607) dan regulasi emosi (0,777), sementara penerimaan diri berkontribusi terhadap motivasi (0,694), efikasi diri (0,809), dan kinerja (0,691). Regulasi emosi meningkatkan motivasi (0,691) dan kinerja (0,634), sedangkan motivasi memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja (0,434). Analisis jalur mediasi menunjukkan efek tidak langsung melalui efikasi diri (0,030), penerimaan diri (0,088), dan regulasi emosi (0,300). Penerimaan diri menjadi fondasi utama dalam pengembangan efikasi diri dan regulasi emosi untuk mendukung motivasi dan kinerja. Model ini memberikan wawasan strategis bagi pengembangan kebijakan pendidikan untuk meningkatkan profesionalisme guru bimbingan dan konseling.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Konseling dan PendidikanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
