Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Sindrom Sumpah Palapa Versus Kebanggaan Etnik: Sebuah Eksplanasi Teoretikal ter- hadap Kebijakan Penanggulangan Pemberontakan Daerah

Bahar, Saafroedin
Jurnal Ketahanan Nasional (Sinta 2)Vol. 0 No. 022 April 2016
DOI10.22146/jkn.22167

Abstrak

Ada suatu fenomena yang menarik dalam proses nation- and state-building di Indonesia. Walau pun bagian terbesar etnik dan pro pinsi-propinsi di Indonesia bersikap loyal terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia - khususnya terhadap Pemerintah Pusat - dan hanya sebagian kecil yang benar-benar mempunyai aspirasi separatis, namun hampir tan pa kecuali pejabat-pejabat Pemerintah Pusat, baik pada cabang legislatif mau pun pada cabang eksekutzf selama ini terkesan tetap men gandung rasa curiga terhadap seluruh ekspresi kedaerahan. Jika ada indikasi bahwa suatu masya- rakat hukum adat atau suatu etnik menampilkan sikap yang berbeda - apalagi bertentangan - dengan kebijakan Peme- rintah Pusat, maka reaksi standar Pemerintah Pusat terhadap ekspresi kedaerahan yang dicurigai tersebut adalah mela- kukan 'tindakan tegas'.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ketahanan Nasional

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Sindrom Sumpah Palapa Versus Kebanggaan Etnik: Sebuah Eksplanasi Teoretikal ter- hadap Kebijakan Penanggulangan Pemberontakan Daerah | Jurnal Ketahanan Nasional | Publiora