Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Memahami Potensi Krisis Demokrasi

Mugasejati, Nanang Pamuji
Jurnal Ketahanan Nasional (Sinta 2)Vol. 0 No. 015 Desember 2016
DOI10.22146/jkn.22098

Abstrak

Setelah transisi demokrasi berjalan selama beberapa tahun di negara kita, saat ini muncul suara-suara ketidakpuasan terhadapnya: demokrasi ternyata tidak mampu menekan praktek korupsi,pemerintah menjadi kurang efektif, politik dagang sapi semakin meluas baik dari tingkat pusat sampai daerah, proses pengambilan kebijakan ekonomi menjadi kompleks dan rawan terhadap kepentingan partai,dan lain sebagainya. Tulisan ini mencoba memberikan eksplanasi teoretis:bagaimana sistem politik yang demokratis juga berpeluang menciptakan krisis multidemensional?Prasyarat apa yang diperlukan agar demokrasi tidak menghasilkan krisis?Terdapat asumsi umum bahwa demokrasi merupakan bentuk tatanan politik yang terbaik yang pernah ditemukan oleh umat manusia. Dibanding dengan tatanan politik lain-nya, demokrasi dianggap memiliki keunggulan, misalnya karena bisa menghindarkan masyarakat dari bahaya dan ancaman tirani,melindungi hak esensial warga negara, menjamin kebebasan, menjamin self-determination,mengembangkan otonomi moral, memberikan kesetaraan politik, perdamaian serta kemakmuran ekonomi. (Dahl, 1998: 45)

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ketahanan Nasional

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Memahami Potensi Krisis Demokrasi | Jurnal Ketahanan Nasional | Publiora