LIBERALISASI DAN STRATEGI KEAMANAN EKONOMI NASIONAL PENGALAMAN DARI JEPANG
Abstrak
Globalisasi dan liberalisasi ekonomi dunia, sebuah gejala yang oleh sebagian teoritasi dianggap memiliki dampak positif, kini mulai dicurigai sebagai bentuk"imperalisasi baru" dari negara maju untuk memotong kreatifitas dan daya saing negara berkembang dalam peraturan politik ekonomi international. Bentuk perlawanan terhadap upaya liberalisasi dapat bemacam-macam: dari membangun koalisi internasional (seperti yang dilakukan kelompok 77), menolak rajim liberalisasi ekonomi (negra-negra sosialisasi yang isoasionis, sepertti Korea Utara dan Kuba), atau dengan memanfaatkan berbagai peluang (loopholes) dari rajim liberalisasi tersebut, agar dapat menekan seoptimal mungkin dampak negatif liberalisasi terhadap sektor domestik.Dalam konteks tersebut, Jepang merupakan negara yang telah "teruji" kemampuanya untuk mempertahankan diri dari "serangan" liberalisasi tersebut. Tulisan ini merupakan suatu studi kasus untuk memperlihatkan bagaimana suatu ekonomi nasional dapat bertahan dari tekanan rejim internasional (atau tekanan dari negara lain yang lebih kuat) agar melakukan liberalisasi ekonomi. Tujuan tulisan ini adalah mengembangkan suatu studi empirik dalam rangka membangun strategi"ketahanan dan keamanan ekonomi nasional".
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Ketahanan NasionalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
