Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Predictive Value of Bazett-Corrected QTc for Chemotherapy-Induced Cardiotoxicity in Breast Cancer: A Retrospective Cohort Study

Lerista, MariaSoniya, FirindaSalsabila, Zeta ReihanPutra, Justian AnandaAgustine, VaniaBanun, SyahriFelani, Muhammad RizkyPuspita, IndahTondas, Alexander Edo
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 018 Februari 2026
DOI10.30701/ijc.1896

Abstrak

Latar Belakang : Cardiotoxicity Related Cardiac Dysfunction (CTRCD) merupakan efek samping serius dari terapi kanker, khususnya pada pasien kanker payudara yang menerima kemoterapi berbasis antrasiklin. Perpanjangan interval QTc telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kardiotoksisitas; namun, bukti klinis mengenai perannya sebagai prediktor CTRCD masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara QTc yang dikoreksi dengan formula Bazett dan kejadian CTRCD. Metode : Studi kohort retrospektif ini melibatkan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUP Muhammad Hoesin. QTc diukur sebelum terapi dan diklasifikasikan sebagai normal atau memanjang menggunakan rumus Bazett. Kejadian CTRCD dalam satu tahun dikonfirmasi berdasarkan kriteria klinis dan ekokardiografi. Analisis Kurva ROC (AUC) dilakukan untuk menilai kemampuan diskriminatif QTc dalam memprediksi CTRCD, sementara regresi logistik digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara QTc dan CTRCD. Hasil : Analisis Kurva ROC menunjukkan bahwa QTc memiliki AUC sebesar 0,717 (95% CI: 0,506 – 0,928, p = 0,040), yang menunjukkan kemampuan diskriminatif sedang dalam memprediksi CTRCD. Regresi logistik menunjukkan bahwa QTc merupakan prediktor signifikan CTRCD dengan Exp(B) = 296,701, p = 0,000, dan Nagelkerke R² = 0,645, yang menunjukkan bahwa model menjelaskan 64,5% variabilitas kejadian CTRCD. Model ini memiliki akurasi sebesar 84,4%, dengan sensitivitas 100% dan spesifisitas 61,5%. Kesimpulan : QTc yang memanjang berhubungan dengan peningkatan risiko CTRCD dan dapat berfungsi sebagai biomarker prediktif dengan tingkat akurasi yang cukup baik. Namun, mengingat keterbatasan spesifisitas model, penelitian lebih lanjut dengan populasi yang lebih besar serta analisis multivariat diperlukan untuk mengendalikan faktor risiko lainnya.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Predictive Value of Bazett-Corrected QTc for Chemotherapy-Induced Cardiotoxicity in Breast Cancer: A Retrospective Cohort Study | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora