Faktor Risiko Tradisional Kardiovaskular terhadap Kejadian Disfungsi Ereksi pada Pasien Penyakit Jantung Koroner
Role of Traditional Cardiovascular Risk Factors for the Occurrence of Erectile Dysfunction in Patients with Coronary Artery Disease
Abstrak
Latar belakang: Disfungsi ereksi (DE) didefinisikan sebagai ketidakmampuan mencapai dan mempertahankan ereksi untuk mencapai kepuasan seksual. Diperkirakan lebih dari 150 juta laki-laki menderita DE. Prevalensi DE pada penderita PJK berkisar 42%-76%. Disfungsi ereksi dan penyakit kardiovaskular memiliki faktor risiko yang sama. Gangguan jalur nitric oxide (NO) yang mengganggu mekanisme vasodilatasi (fase awal) dan kerusakan struktur vaskular (fase akhir) dipercaya sebagai patofisiologi yang mendasari DE dan penyakit vaskular.Metode: Disfungsi ereksi pada laki-laki penderita penyakit jantung koroner (PJK) yang sudah dilakukan angiografi koroner diperiksa dengan kuesioner International Index of Erectile Function (IIEF-5). Anamnesis dan pemeriksaan dilakukan untuk menilai adanya faktor risiko tradisional kardiovaskular seperti diabetes mellitus, hipertensi, dislipidemia, dan merokok.Hasil : Dari 127 subjek, 96,8% di antaranya memiliki faktor risiko tradisional kardiovaskular, 25,2% menderita diabetes mellitus, 77,2% menderita dislipidemia, 55,9% menderita hipertensi, dan 64,6% di antaranya merokok. Subjek yang memiliki faktor risiko tradisional kardiovaskular memiliki risiko kejadian DE lebih besar dengan rasio odds (OR) 10,67 (IK 1,07-106,72). Diabetes mellitus, hipertensi, dan merokok secara independen berpengaruh terhadap kejadian DE dengan OR untuk DM 6,73 (IK 1,45–31,15), hipertensi 2,93 (IK 1,16 –7,43), dan merokok 3,04 (IK 1,18 – 7,85). Skor IIEF-5 juga semakin rendah pada subjek yang memiliki lebih banyak faktor risiko tradisional kardiovaskular.Kesimpulan: Penderita PJK yang memiliki faktor risiko tradisional kardiovaskular mempunyai risiko DE lebih tinggi dibandingkan dengan penderita PJK yang tidak mempunyai faktor risiko tradisional kardiovaskular.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
