Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Hubungan antara Perubahan Dispersi QT pada Uji Latih Treadmill dengan Derajat Keparahan Lesi Koroner pada Pasien Terduga Penyakit Jantung Koroner Stabil

Relationship between QT Dispersion Changes on Treadmill Test with Coronary Lesion Degree in Patients with Suspected Stable Coronary Artery Disease

Pramono, Bagus AndiMaharani, ErikaIrawan, Bambang
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 018 April 2017
DOI10.30701/ijc.v37i3.575

Abstrak

Latar Belakang: Dispersi QT (QTd) telah diketahui sebagai indikator dispersi spasial selama repolarisasi otot jantung. Pemanjangan QTd berhubungan dengan kejadian aritmia ventrikuler dan kematian jantung mendadak pada penyakit jantung iskemik. Belum ada penelitian yang menghubungkan perubahan QTd saat uji latih treadmill (ULT) dengan derajat keparahan lesi koroner pada pasien terduga penyakit jantung koroner (PJK) stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perubahan QTd saat ULT dengan derajat keparahan lesi koroner pada pasien PJK stabil dan mencari nilai QTd yang diskriminatif berdasarkan derajat lesi koroner.Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang di RSUP dr. Sardjito dengan menggunakan data sejak 1 Januari 2012. Pasien dengan ULT positif, telah mendapatkan angiografi koroner dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dimasukkan ke dalam penelitian. Pengukuran perubahan QTd dilakukan pada saat ULT dan penilaian skor Syntax dilakukan berdasarkan hasil angiografi koroner. Analisis statistik dilakukan untuk mengetahui hubungan kedua variabel.Hasil: Terdapat 76 pasien dengan rerata usia 56,64±7,41 tahun, dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 54 subjek (71,1%). Faktor risiko terbanyak adalah hipertensi yaitu 57 subjek (75%), diikuti dislipidemia 32 subjek (42,1%), DM 27 subjek (35,5%), merokok 24 subjek (31,6%), dan riwayat keluarga menderita PJK 2 subjek (2,6%). Pada penelitian ini didapatkan hubungan yang positif dengan kekuatan sedang (r=0,531, p<0,001) antara ?QTd dengan skor Syntax. Nilai ?QTd 44,78 milidetik merupakan titik potong optimal yang diskriminatif antara skor Syntax tinggi dan rendah.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif antara perubahan dispersi QT dengan derajat keparahan lesi koroner yang dinilai menggunakan skor Syntax dengan kekuatan sedang.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Hubungan antara Perubahan Dispersi QT pada Uji Latih Treadmill dengan Derajat Keparahan Lesi Koroner pada Pasien Terduga Penyakit Jantung Koroner Stabil | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora