Ruptur Aneurisma Sinus Valsava Ke Ventrikel Kanan: Peranan Ekokardiografi
Ruptured Aneurysm of Sinus of Valsalva Into the Right Ventricle: The Role of Echocardiography
Abstrak
Latar Belakang: Aneurisma sinus valsava merupakan anomali yang jarang terjadi yang hanya meliputi 1% dari kejadian anomali jantung bawaan. Komplikasi yang paling sering adalah ruptur ke ventrikel kanan, menyebabkan pirau dari kiri ke kanan atau insufisiensi katup aorta dengan gagal jantung kongestif yang memerlukan manajemen bedah segera. Ekokardiografi merupakan modalitas diagnostik yang dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis adanya aneurisma sinus valsava maupun komplikasinya.Kasus klinis: Seorang pria 35 tahun dating dengan keluhan sesak saat aktivitas dan bengkak pada kedua kaki. Pemeriksaan auskultasi jantung didapatkan adanya bising kontinu grade III/VI di batas sternum kiri bawah. Elektrokardiografi menunjukkan takikardia sinus takikardia dengan deviasi aksis ke kanan, hipertrofi ventrikel kanan, dan ventrikel ekstrasistol. Ekokardiografi transtorakal (TTE) dan ekokardiografi transesofageal (TEE) menunjukkan gambaran aneurisma dari sinus Valsava kanan yang ruptur ke ventrikel kanan.Diskusi: Apabila dari temuan klinis mengarah ke kecurigaan adanya rupur aneurisma sinus Valsava, maka evaluasi dapat dilakukan menggunakan TTE, TEE, Magnetic Resonance Imaging (MRI), maupun kateterisasi jantung. Baku emas diagnosis adanya ruptur aneurisma sinus Valsava adalah kateterisasi jantung, tetapi dengan kemajuan generasi baru mesin ekokardiografi, TTE dan TEE telah memainkan peran penting dalam konfirmasi diagnostik ruptur aneurisma sinus Valsava.Kesimpulan: Ekokardiografi merupakan modalitas diagnostik yang cukup membantu dalam menegakkan diagnosis, komplikasi maupun pilihan terapi bedah pada kasus ruptur aneurisma sinus Valsava.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
