Pemanfaatan Indole-3-Carbinol Sebagai Inhibitor Flavin Monooxygenase 3 (Fmo 3) Dalam Upaya Prevensi Aterosklerosis
Utilization Of Indole-3-Carbinol As Flavin Monooxygenase 3 (Fmo3) Inhibitor In Aterosklerotic Prevention
Abstrak
Penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia yakni mencapai 30% dari seluruh mortalitas. Penyebab tersering terjadinya penyakit kardiovaskuler ialah terbentuknya plak aterosklerosis pada pembuluh darah. Proses yang berperan dalam pembentukan plak aterosklerosis bersifat kompleks dan salah satu penyebabnya adalah akselerasi pengendapan plak akibat pembentukan senyawa trimethylamine oxide (TMAO) di dalam tubuh. Senyawa TMAO yang dihasilkan dapat meningkatkan akumulasi kolesterol di makrofag sehingga meningkatkan pembentukan foam cell pada dinding arteri. Senyawa ini berasal dari trimethylamine (TMA) yang diubah menjadi TMAO oleh enzim flavin monooxygenase (FMO). Enzim FMO yang mampu memberi pengaruh dalam pembentukan TMAO adalah flavin monooxygenase form 1 (FMO1) dan flavin monooxygenase form 3 (FMO3). Akan tetapi, FMO3 memperlihatkan aktivitas sepuluh kali lipat lebih besar daripada FMO1 dalam mengubah TMA menjadi TMAO.Indole-3-carbinol dapat berperan menjadi inhibitor bagi enzim ini sehingga terapi menggunakan indole-3-carbinol diharapkan dapat menghambat TMAO. Tujuan penelitian ini yakni untuk membuktikan indole-3-carbinol mampu menghambat FMO3, menurunkan kolesterol darah, dan mencegah pembentukan foam cell. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental murni (true experimental design)dengan rancangan post test only randomized control group design. Mencit (Mus musculus) jantan diberi terapi indole-3-carbinolkemudian diberi diet aterogenik berupa pemberian adrenalin intravena 0,00084 mg/20 gBB dan kuning telur 0,2 cc/hari. Kelompok perlakuan terdiri atas kontrol positif, kontrol negatif, perlakuan A (10 mg/kg BB indole-3-carbinol), B (200 mg/kgBB I3C), dan C (500 mg/kgBB I3C).Data yang diamati berupa kadar kolesterol, gambaran histopatologi foam cell pada aorta dan aktivitas FMO3 pada densitas band. Kadar kolesterol darah menunjukkan penurunan sesuai dengan kenaikan dosis. Kadar kolesterol kelompok kontrol negatif, positif, A, B dan C berturut-turut sebesar 119,4 ± 28,94 mg/dL, 246 ± 8,52 mg/dL , 224 ± 15,30 mg/dL, 170,6 ± 12,54 mg/dL, dan 154,8 ± 14,46 mg/dL. Gambaran histopatologi foam cell pada aorta mencit pun mengalami perbaikan seiring dengan kenaikan dosis. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan indole-3-carbinol sangat efektif dalam upaya prevensi aterosklerosis.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
