Polimorfisme Gen UCP2 Dan Kadar H2O2 Terhadap Variasi CEC Sebagai Prediktor Aktivasi Endotel Pada Pasien Stroke
Polymorphysm of UCP2 and H2O2 concentration to the CEC Level Variations As Predictors of Endothelial Activation In Stroke
Abstrak
Latarbelakang. Stroke merupakan salah satu bentuk gangguan vaskuler otak yang dapat berupa ruptur vaskuler yang umum disebut sebagai bleeding stoke atau dapat berupa stroke iskemik akibat trombosis arteri serebral sebagai dampak akhir progresi aterosklerosis terutama pada area percabangan pembuluh darah. Proses aterogenesis tidak lepas dari disfungsi endotel akibat paparan shear stress yang menyebabkan sel endotel mengalami premature senescence dan terjadi aktivasi endotel yang diikuti proses pelepasan endotel (endothelial detachment) dari membran basalis dalam bentuk circulating endothelial cells (CEC). Mekanisme shears stress pada aktivasi endotel tidak lepas dari peningkatan produksi hidrogen peroxidase (H2O2) yang akan mengaktivasi PPAR-? yang kemudian akan meningkatkan kadar asam lemak bebas yang mampu memodulasi uncoupling protein 2 (UCP 2) gene sebagai bentuk kompensasi untuk menurunkan asam lemak bebas.Tujuan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kadar H2O2,mutasi gen UCP2 danlevel CEC didalam darah pasien stroke dan kelompok kontrol sehat. Selanjutnya akan dilihat keterikatan antara kadar H2O2 dan mutasi gen UCP2 terhadap level CEC pada seluruh sampel penelitian.Metode dan Hasil Penelitian. Peneliti menggunakan 40 subyek yang dikelompokkan menjadi 2 kategori pada rentang sehat dan sakit, yang kemudian dilakukan pengambilan darah tepi untuk dilakukan analisa lipid profile, CEC dengan menggunakan flowcytometry, pengukuran H2O2 dengan tehnik ELISA dan isolasi DNA dan dilanjutkan dengan prosedur PCR dengan Genomic DNA yang telah diekstraksi dari sampel darah diamplifikasi dengan 5’-CAC GCT GCT TCT GCC AGG AC-3’sebagai forward primer dan 5’-AGG CGT CAG GAG ATG GAC CG-3’sebagai reverse primer (Sesti et al, 2003;Oktavianthi et al, 2012). Genotipe (-866)AA ditandai oleh fragmen sebesar 363 bp hasil pemotongan situs Mlu1, sedangkan genotipe (-866)GG ditandai pada fragmen 295 bp dan 68 bp. Alat yang dipakai adalah thermal cycler (Gene Amp® PCR System 9700 [Applied Biosystem, Foster City, CA, USA]) . Hasil menunjukkan bahwaKesimpulan. CEC pada kelompok sakit 3 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok sehat demikian juga dengan kadar H2O2, namun pada kedua kelompok tidak ditemukan polymorfism pada kedua kelompok. Demikian pula dari analisa frekuensi alel gen UCP2 antara kelompok stroke tidak berbeda nyata dengan kelompok kontrol, ini berarti gen UCP2 belum bisa dipastikan menjadi faktor predisposisi dan berkontribusi pada patogenesis stroke
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
