Sindrom Metabolik sebagai Faktor Risiko Gagal Jantung Kongestif
Metabolic Syndrome : an Emerging Risk Factor for Congestive Heart Failure
Abstrak
Pendahuluan: Gagal jantung kongestif (CHF) dan sindrom metabolik (MetS) merupakan masalah kardiovaskular utama di berbagai negara maju maupun berkembang. Sampai sekarang, hubungan antara keduanya belum diketahui secara pasti. Mets sebagai kumpulan faktor risiko kardiovaskular terdiri dari beberapa komponen yang erat hubungannya dengan patofisiologi terjadinya gagal jantung kongestif. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Mets dengan CHF.Metode: Studi ini bersifat observasional analitik dengan desain potong lintang. Subjek penelitian diperoleh dari bulan Januari hingga Maret 2015. Data yang terkumpul dipaparkan secara deskritif lalu dianalisis secara bivariat dan multivariat.Hasil: Mets bukan merupakan faktor risiko indepeden dari CHF (RO 1,49; IK95% 0,67-3,32; p=0,328). Komponen Mets yang memiliki hubungan bermakna dengan CHF adalah pre-hipertensi (RO 6,82; IK95% 1,47-31,53; p=0,014), dan toleransi glukosa terganggu (RO 5,95; IK95% 3,26-10,85; p=0,000).Kesimpulan: Beberapa komponen dari Mets, bukan Mets itu sendiri, merupakan faktor risiko terjadinya CHF.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
