Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Fibrilasi Atrium pada Penyakit Paru Obtruktif Kronik

Atrial Fibrillation in Chronic Obtruktive Pulmonary Disease

Kaffah, SilmiYuniadi, YogaSamoedro, Erlang
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 016 Februari 2016
DOI10.30701/ijc.v36i2.464

Abstrak

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang disertai penyakit kardiovaskular sebagai komorbid akan memperberat prognosis. Komorbid tersering adalah fibrilasi atrium yaitu takiaritmia supraventrikular yang tidak terkoordinasi dan tidak efektifnya aktivasi atrium. Munculnya fibrilasi atrium apabila tidak tertangani dengan baik berkaitan dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Patofisiologi fibrilasi atrium pada PPOK diduga antara lain akibat faktor atrium, inflamasi, aktivasi sistem renin-angiotensin-aldosteron, penyakit jantung koroner, gangguan tonus otonom dan farmakologis. Komplikasi fibrilasi atrium adalah terjadinya tromboemboli sistemik yaitu stroke. Penatalaksanaan fibrilasi atrium pada PPOK harus disesuaikan agar mencapai hasil pengobatan optimal.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Fibrilasi Atrium pada Penyakit Paru Obtruktif Kronik | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora