Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Aplikasi Panduan ESC tentang Penyakit Arteri Koroner Stabil 2013 dan Revaskularisasi Miokard 2014: MRI Kardiak dengan Stres Adenosin dalam Diagnosis, Stratifikasi Risiko dan Strategi Penatalaksanaan

Wicaksono, Sony Hilal
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 021 November 2015
DOI10.30701/ijc.v35i3.432

Abstrak

Ilustrasi KasusSeorang pasien perempuan usia 55 tahun memiliki keluhan angina tipikal/khas dan didiagnosis sebagai Angina PektorisStabil (APS), dengan factor risiko diabetes mellitus tipe 2, dislipidemia, hipertensi dan perokok aktif. Hasil elektrokardiogram (EKG) pasien ini menunjukkan irama sinus dengan laju QRS 71x/menit, gambaran gelombang qR di sadapan III, selain itu dalam batas normal.Pasien kemudian menjalani uji latih Jantung dengan treadmill. Uji treadmill dihentikan pada durasi 5 menit dan 46 detik karena kejadian penurunan tekanan darah yang drastis, dari 187/103 mmHg menjadi 117/97 mmHg. Tidak tampak perubahan gambaran elektrokardiogram.Karena hasil uji latih jantung dengan treadmill yang tidak konklusif, pada pasien direncanakan dilakukan pemeriksaan MRI kardiak dengan stress adenosine untuk mendeteksi iskemia pada kunjungan selanjutnya. Sementara pasien diberikan terapi medikamentosa yang optimal untuk penyakit arteri koroner stabil.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Aplikasi Panduan ESC tentang Penyakit Arteri Koroner Stabil 2013 dan Revaskularisasi Miokard 2014: MRI Kardiak dengan Stres Adenosin dalam Diagnosis, Stratifikasi Risiko dan Strategi Penatalaksanaan | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora