Asosiasi Kadar Fibrinogen dengan Indeks Resistensi Mikrovaskular pada Penderita Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST yang menjalani Intervensi Koroner Perkutan Primer
Association of Fibrinogen Level and Index of Microcirculatory Resistance In Acute ST-Segment Elevation Myocardial Infarction Patient Undergoing Primary Percutaneus Coronary Intervention
Abstrak
LatarBelakang: Intervensi koroner perkutan primer (IKPP) merupakan pilihan utama untuk mengembalikan aliran darah dan perfusi pasien yang mengalami Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST (IMA-EST), namun reperfusi ditingkat makrovaskular tidak selalu mengembalikan aliran yang cukup pada tingkat mikrosirkulasi, akibat obstruksi mikrovaskular (OMV). Studi sebelumnya memperlihatkan kadar fibrinogen yang tinggi berperan penting pada mekanisme fenomena no-reperfusion setelah tindakan reperfusi yang berhasil pada arteri koroner terkait infark. Studi lain menunjukkan pada kelompok OMV didapatkan struktur fibrin yang padat serta lebih resisten terhadap lisis dan tidak adanya korelasi antara kadar fibrinogen dengan MVO. Bagaimanapun, saat ini data mengenai hubungan fibrinogen dengan OMV masih belum memadai. Studi ini bertujuan untuk menilai asosiasi fibrinogen terhadap kejadian obstruksi mikrovaskular dengan pemeriksaan indeks resistensi mikrovaskular (IRM), yang memiliki korelasi baik dengan standar baku (MRI).Metode: Sebanyak 55 subjek IMA–EST yang menjalani IKPP dipilih secara konsekutif. Fibrinogen dievaluasi menggunakan metode clauss dan penilaian IMR diambil segera setelah tindakan IKPP.Hasil: Dari lima puluh lima pasien yang masuk dalam penelitian didapatkan proporsi laki-laki 87,3%, dengan rerata umur pasien adalah 53,1+8,9 tahun. Faktor risiko penyakit jantung koroner yang paling besar adalah merokok yaitu 76,36. Semua pasien menjalani IKPP dengan waktu perfusi 89.04+37.114 menit dan waktu Iskemia 458,69+170,709. Nilai rerata IMR 55,2 + 47,454 dengan nilai rerata fibrinogen 350,80+103,190. Melalui diagram scattered plot didapatkan kadar fibrinogen memilliki kecenderungan yang terbalik terhadap IMR, dengan kekuatan hubungan yang lemah dan secara statistik tidak bermakna. ( r = - 0,137 ; p = 0,319 ).
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
