Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pemasangan Stent pada Pasien dengan Myocardial Bridging Simtomatik

Symptomatic Myocardial Bridging Treated by Coronary Stenting

Winata, JohanReppi, EbenBudiono, BambangLefrandt, Reggy L
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 025 Maret 2014
DOI10.30701/ijc.v34i3.345

Abstrak

Latar belakang : Myocardial bridging (MB) adalah kelainan kongenital degnan perjalanan penyakit yang jinak pada sebagianbesar kasus. Namun, beberpaa manifestasi klinis patologis dapat menyertai MB, diantaranya adalah aritmia, angina, penurunanfungsi ventrikel kiri, myocardial stunning, infark miokard, dan kematian mendadak. Penanganan simtomatik dengan obat antiangina memberikan efek yang baik pada kebanyakan kasus. Stenting, operasi reseksi otot MB (miotomi), dan bedah pintascoroner (coronary artery bypass surgery/CABG) hanya dilakaukan untuk kaus tertentu dengan gejala yang berat dan refrakterterhadap medikamentosa.Case Report : Seorang pria 44 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan palpitasi, nyeri dada, dan sinkop berulang. EKGmenunjukkan irama sinus dengan ekstrasistole ventrikel bigemini. Ekokardiografi menunjukkan hasil yang normal, angiografikoroner menunjukkan adanya MB pada mid-LAD tanpa adanya atherosklerosis. Terdapat episode takikardia ventrikel selamaobservasi di ruang rawat intensif jantung dengan pemberian amiodarone intravena.Intervensi koroner perkutan (percutaneous coronary intervention/PCI) dilakuan 2 hari setelah angiografi koroner dengan menggunakandrug eluting stent (DES) sepanjang segmen MB. Angiografi setelah pemasangan stent menunjukkan tidak didapatkan lagimilking effect pada fase sistol dan ekstrasistol ventrikel juga tidak lagi ditemukan. Holter monitoring yang dilakukan 1 minggusetelah PCI menunjukkan tidak ada ekstrasistol yang terekam. Evaluasi klinis dan tes treadmil setelah 3 bulan pemasangan stentmenunjukkan hasil yang normal tanpa ada gejala sisa nyeri dada dengan kapasitas latihan yang baik.Conclusion : Telah dilaporkan pemasangan stent koroner pada pasien dengan MB pada mid-LAD yang refrakter terhadapterapi medikamentosa, dengan hasil yang baik. Pemantauan berkala harus terus dilakukan untuk mengidentifikasi penyempitanlumen pembuluh darah yang disebabkan oleh proliferasi intima atau fraktur stent karena kompresi eksternal.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pemasangan Stent pada Pasien dengan Myocardial Bridging Simtomatik | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora