Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Nilai Prediktif Mri Kardiak Pasca Stemi Peran Late Enhancement

I, IrnizarifkaWicaksono, Sony HilalKuncoro, Ario SoeryoKasim, Manoefris
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 025 Maret 2014
DOI10.30701/ijc.v34i3.342

Abstrak

Forum Pencitraan Kardiovaskular edisi sebelumnya membahas tentang peran Magnetic Resonancec Imaging (MRI) kardiak pada kasus Penyakit Jantung Koroner dalam kondisi akut maupun kronik. Dalam forum kali ini, kami sajikan contoh kasus penggunaan MRI kardiak pada pasien pasca Infark Miokard Akut Elevasi ST (IMAEST) yang dilakukan pemeriksaan MRI kardiak saat perawatan sebagai stratifikasi risiko pasien pasca IMAEST. Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas tertinggi di dunia, dengan penyakit arteri koroner (PAK) sebagai manifestasi utamanya.1 Dengan semakin berkembangnya manajemen serangan jantung akut, setidaknya 70% pasien yang dirawat di rumah sakit dengan infark miokard akut (IMA) berhasil melewati fase akutnya. Namun, konsekuensi jangka panjang pasca serangan akut tetap dapat terjadi meskipun intervensi fase akut telah dilakukan. Dengan demikian, ketepatan waktu dalam mendiagnosis IMAEST menjadi sangat penting.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Nilai Prediktif Mri Kardiak Pasca Stemi Peran Late Enhancement | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora