Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Membedakan Takikardia Ventrikel dan Takikardia Supraventrikular Dengan Aberansi Pada Takikardia Dengan Kompleks QRS Lebar

Differentiating Ventricular Tachycardia and Supraventricular Tachycardia With Abberancy in Wide QRS complex Tachycardia

Haryanto, AndiYuniadi, Yoga
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 025 Maret 2014
DOI10.30701/ijc.v34i3.340

Abstrak

Takikardia dengan kompleks QRS lebar adalah gambaran EKG yang cukup sering kita temukan. Pada dasarnya, ada 3 kelainan irama jantung yang dapat menghasilkan gambaran EKG takikardia dengan kompleks QRS lebar, yaitu: takikardia ventrikel (VT) merupakan yang paling umum ditemukan (80%), takikardia supraventrikular (SVT) dengan aberansi (15 – 20 %), dan Atrioventriculare Reentrant Tacycardia (AVRT) dengan konduksi antidromik (1 – 6 %). Diagnosa yang tepat untuk membedakan SVT dengan aberansi dan VT sangatlah penting, karena keduanya memiliki patofisiologi dan mekanisme yang berbeda. Hal tersebut menyebabkan terapi yang perlu diberikanpun berbeda, dan kesalahan dari pemberian terapi dapat berakibat cukup fatal.Karena EKG tetap merupakan modalitas utama untuk menegakkan diagnosis pada takikardia dengan kompleks QRS lebar, maka banyak algoritme yang diajukan untuk membantu menegakkan diagnosis. Algoritme yang paling umum digunakan adalah algoritme Brugada yang sudah sejak lama ada dan memiliki spesifisitas dan sensitifitas yang cukup baik. Pada tahun 2007 Vereckei et al. membuat algoritme baru yang digunakan untuk membedakan SVTdengan aberansi dan VT. Pada tahun 2008, Vereckei kembali memperbaharui algoritmenya dengan hanya menggunakan satu lead yaitu aVR saja untuk dapat membedakan VT dan SVT dengan aberansi dimana algoritme tersebut dibuat berdasarkan prinsip perbedaan arah vektor dan kecepatan impuls listrik. Selain itu ada pula metoda baru yang disebut sebagai ultrasimple Brugada criterion yang diajukan oleh Brugada pada tahun 2010 dimana belum banyak penelitian yang membahas mengenai akurasi dari kriteria tersebut.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Membedakan Takikardia Ventrikel dan Takikardia Supraventrikular Dengan Aberansi Pada Takikardia Dengan Kompleks QRS Lebar | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora