Perbedaan Rasio Kadar Serum MMP-9/TIMP- 1 pada Kejadian Infark Miokard Akut Elevasi Segmen ST (IMA-EST) dan Sindroma Koroner Akut Non Elevasi Segmen-ST (SKA-NEST)
Differences of Serum Ratio MMP-9/TIMP-1 in ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) and Non ST-Elevation Acute Coronary Syndrome (NSTEACS)
Abstrak
Latar Belakang: Perbedaan antara patogenesis Infark miokard akut elevasi segmen ST (IMA-EST) dan Sindroma koronerakut non elevasi segmen ST (SKA-NEST) sampai saat ini belum jelas. Matrix Metalloproteinase-9 (MMP-9) sebagai enzimdegradasi matrik yang disekresikan oleh berbagai sel inflamasi berperan dalam patogenesis ruptur plak. Aktivitas proteolitikMMP-9 dihambat oleh inhibitor spesifiknya yaitu Tissue Inhibitor Metalloproteinase-1 (TIMP-1). Rasio MMP-9/TIMP-1menggambarkan aktivitas proteolitiknya MMP-9 sebenarnya. Rasio ini mungkin membedakan patogenesis IMA-EST danSKA-NEST. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada studi yang membandingkan rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 padapasien IMA-EST dan SKA-NEST.Tujuan: untuk mengetahui perbedaan rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 pada pasien IMA-EST dan SKA-NEST.Subjek dan metode penelitian: penelitian ini merupakan studi potong lintang dengan pengambilan sampel penelitian secarakonsekutif pada pasien sindroma koroner akut (SKA) yang dirawat di Intensive Coronary Care Unit (ICCU) dalam waktu 24jam onset. Pasien infeksi akut, inflamasi kronik, stroke akut, gagal ginjal yang membutuhkan terapi pengganti ginjal, gagaljantung kronik, sirosis hepatis, PPOK eksaserbasi akut dan pneumonia, penyakit tromboemboli, keganasan, kehamilan danpenggunaan steroid dan obat anti inflamasi bukan steroid dieksklusi. Kadar serum MMP-9 dan TIMP-1 diperiksa denganmetode sandwich enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA).Hasil: Total subjek penelitian sebanyak 60 pasien SKA dengan IMA-EST 31 (51,7%) dan SKA-NEST 29 (48,3%). Rasiokadar serum MMP-9/TIMP-1 lebih tinggi bermakna pada IMA-EST dibandingkan SKA-NEST (1,106±0,065 vs 1,046±0,057;p<0,001). Rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 merupakan faktor independen untuk IMA-EST (p=0,003) diikuti gula darahsewaktu (p=0,013) dan MMP-9 (p=0,033). Menariknya, pasien dengan rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 >1,0639 memilikirisiko prevalensi 1,7 kali terjadi IMA-EST (p=0,039;KI95% 1,040-8,508). Rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 lebih tinggibermakna pada kelompok IMA-EST dibandingkan IMA-NEST (p=0,003) dan pada kelompok IMA-EST dan Angina pektoristidak stabil (APTS) (0,026), tapi tidak berbeda bermakna pada kelompok IMA-NEST dan APTS (p=0,045).Kesimpulan: Tingginya rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 pada pasien IMA-EST dibandingkan SKA-NEST mungkinmenjelaskan peran rasio kadar serum MMP-9/TIMP-1 dalam membedakan patogenesis IMA-EST dan SKA-NEST.(J Kardiol Indones. 2012;33:160-6)
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
