Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Korelasi Flow Mediated Dilation Brakial dengan Beratnya Stenosis Penyakit Arteri Koroner

Correlation of Brachial Flow Mediated Dilation with Severity of Coronary Artery Disease

Mulia, ErwinSunu, IsmoyoJoesoef,, Andang HHarimurti, Ganesja M
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 03 Maret 2014
DOI10.30701/ijc.v34i2.323

Abstrak

Latar belakang. Perubahan fungsi endotel mendahului proses perubahan morfologi dan berkontribusi terhadap perkembangan lesi aterosklerosis dan progresinya. Evaluasi dengan menggunakan metode non invasif FMD (flow mediated dilation) brakial memberikan informasi inkonsisten mengenai ekstensi dan beratnya aterosklerosis koroner terkait disfungsi endotel. Penelitian ini akan melihat korelasi nilai FMD brakial dengan derajat beratnya stenosis arteri koroner.Metode. Penelitian ini merupakan suatu penelitian potong lintang. Evaluasi dilakukan pada 85 pasien yang menjalani angiografi koroner elektif di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dan memenuhi kriteria inklusi sejak Januari hingga Oktober 2012. Korelasi nilai FMD brakial dengan beratnya stenosis penyakit arteri koroner (PAK) menggunakan Skor Gensini dinilai dengan analisis regresi linier.Hasil. FMD brakial memiliki korelasi negatif dengan Skor Gensini (R= -0,227; P= 0,037). Hipertensi memiliki korelasi negatif dengan nilai FMD brakial (R= -0,235; P= 0,032). Jenis kelamin laki-laki memiliki korelasi positif dengan nilai FMD brakial (R= 0,220; P= 0,040).Kesimpulan. Nilai FMD brakial memiliki korelasi negatif yang lemah dengan Skor Gensini.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Korelasi Flow Mediated Dilation Brakial dengan Beratnya Stenosis Penyakit Arteri Koroner | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora