Implikasi Klinis Repolarisasi Dini
Clinical Implication of Early Repolarization
Abstrak
Repolarisasi dini ditandai dengan terdapatnya elevasi titik J dengan elevasi segmen ST berbentuk cekung, terdapatnya notch atau slurring pada akhir kompleks QRS pada elektrogram permukaan. Gambaran elektrogram yang sering terdapat pada laki-laki usia muda ini selama 60 tahun dianggap sebagai variasi normal yang tidak berbahaya. Hal ini dipertegas oleh studi yang dilakukan oleh Klatsky pada tahun 2002, dengan pemantauan selama 12 tahun pada 1000 elektrogramrepolarisasi dini tidak meningkatkan angka kejadian perawatan di rumah sakit ataupun kejadian aritmia ventrikel yang fatal.Tetapi beberapa penelitian yang dilakukan berikutnya dengan jumlah sampel lebih besar, menunjukkan adanya hubungan antara repolarisasi dini dengan kejadian aritmia ventrikel ganas. Sehingga yang jadi permasalahan sekarang, apakah repolarisasi dini ini tetap akan dianggap sebagai gambaran variasi normal atau tidak. Dan bagaimana tatalaksana dari repolarisasi dini ini pada populasi yang tidak menunjukkan gejala seperti hilang kesadaran atau pernah terjadinya kejadian aritmia ventrikel fatal.T-wave Alternans adalah perbedaan amplitude dan atau bentuk dari segmen ST dan gelombang T pada setiap selang detak jantung. Pemeriksaan T-wave Alternans adalah pemeriksaan non-invasif untuk menilai suatu heterogenitas sel jantung. Pemeriksaan ini sudah dibuktikan dapat digunakan sebagai strati?kasi resiko kejadian aritmia ventrikel fatal pada studi-studi besar. Semakin tinggi nilai T-wave Alternans semakin besar resiko terjadinya aritmia ini.PenilaianT-wave Alternans sendiri sudah terdapat dalam panduan tatalaksana aritmia dengan QRS lebar sebagai deteksi kejadian aritmia, mendapat rekomedasi kelas I dan IIa. Pemeriksaan dengan metode Modi?ed Moving Average yang praktis dapat dilakukan pada pasien-pasien yang sehat dengan gambaran repolarisasi dini untuk srati?kasi resiko.Banyak studi yang menggunakan metode Modi?ed Moving Average untuk menilai T-wave Alternansini, membuktikanbahwa metode ini dapat digunakan untuk strati?kasi resiko aritmia ventrikel.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
