Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Ablasi Septal pada Pasien dengan Hypertrophic Obstructive Cardiomyopathy pada Pasien dengan Gagal Nafas

Alcohol Septal Ablation of Hyperthropic Obstructive Cardiomyopathy Patient with Respiratory Failure

Endang, JusufHaryadi, HSuridanda, SiskaS, AndikaChristian, RoyIrmalita, IRaharjo, Sunu BudiYuniadi, Yoga
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 016 Oktober 2013
DOI10.30701/ijc.v34i1.304

Abstrak

Prevalensi kardiomiopati hipertrofi obstruktif (HOCM) sekitar 1 di antara 500 orang dalam populasi. Keadaan ini disebabkan oleh malformasi genetik. Gejala klinis dapat berupa dispnu, angina pektoris bahkan pingsan. Terapi farmakologis dan non-farmakologis dapat diberikan untuk tatalaksana obstruksi jalan keluar ventrikel kiri. Belakangan ini ablasi septal dengan alkohol telah terbukti memperbaiki status hemodinamik dan fungsional. Akan dilaporkan sebuah kasus HCOM dengan gagal jantung refrakter dan terintubasi akibat gagal nafas yang segera membaik setelah dilakukan ablasi septal alkohol.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Ablasi Septal pada Pasien dengan Hypertrophic Obstructive Cardiomyopathy pada Pasien dengan Gagal Nafas | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora