Ablasi Septal pada Pasien dengan Hypertrophic Obstructive Cardiomyopathy pada Pasien dengan Gagal Nafas
Alcohol Septal Ablation of Hyperthropic Obstructive Cardiomyopathy Patient with Respiratory Failure
Abstrak
Prevalensi kardiomiopati hipertrofi obstruktif (HOCM) sekitar 1 di antara 500 orang dalam populasi. Keadaan ini disebabkan oleh malformasi genetik. Gejala klinis dapat berupa dispnu, angina pektoris bahkan pingsan. Terapi farmakologis dan non-farmakologis dapat diberikan untuk tatalaksana obstruksi jalan keluar ventrikel kiri. Belakangan ini ablasi septal dengan alkohol telah terbukti memperbaiki status hemodinamik dan fungsional. Akan dilaporkan sebuah kasus HCOM dengan gagal jantung refrakter dan terintubasi akibat gagal nafas yang segera membaik setelah dilakukan ablasi septal alkohol.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
