Interpretasi Hasil Pemeriksaan MRI Kardiak pada Penyakit Jantung Koroner
Abstrak
Seorang pasien dapat didiagnosis penyakit jantung koroner (PJK) melalui empat cara: kematian jantung mendadak, sindrom koroner akut, angina pektoris stabil paska revaskularisasi, dan hasil diagnostik noninvasif (Computed Tomography scan/CT scan koroner, Single Photon Emission Computed Tomography Myocardial Perfusion Imaging/SPECT MPI nuklir atau Magnetic Resonance Imaging/MRI)1. Pemeriksaan noninvasif memegang peranan penting, yaitu sebagai satu-satunya cara mendiagnosis PJK asimtomatik. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai interpretasi hasil pemeriksaan noninvasif seperti CT scan koroner, SPECT MPI nuklir atau MRI kardiak dimasukkan dalam kompetensi dasar program pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah menurut Kolegium PERKI
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
