Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Efek Enhanced External Counterpulsation Terhadap Perbaikan Kontraktilitas Miokard yang masih viabel pada penderita penyakit jantung koroner

Lubiantoro, UtojoSupari, FadilahLiastuti, Lies Dina
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 020 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v26i1.271

Abstrak

Tujuan: Untuk mendapatkan data tentang efek dari EECP terhadap perbaikan fungsi kontraktilitas miokard yang disfungsi tapi masih viabel pada penderita penyakit jantung koroner.Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang melibatkan dua puluh pasien penderita penyakit jantung koroner dengan fungsi kontraktilitas miokard yang disfungsi tapi masih viabel. Sebelum terapi EECP 1 jam setiap hari (5-6 kali seminggu) secara totoal merupakan 36 jam. Segera setelah terapi EECP, WMSI diukur kembali untuk setiap subjek. Perbedaan nilai antara sebelum dan sesudah terapi EECP dianalisa dengan test ranking tertanda Wilcoxon. Hasil yang bermakna bila p < 0,05.Hasil: WMSI menurun setelah terapi EECP dari 1,58+0,39 sampai 1,53+0,040, tetapi perbedaannya tidak bermakna (p=0,25). WMSI dari 11 subyek (57,9%) menurun, 3 subyek (15,8%) meningkat dan 5 subyek (26,3%) tidak berubah. Rasio D/S selama terapi EECP berkisar 1,1 sampai 2,6 dengan rerata dari 1,64+0,32. Tidak terlihat adanya efek samping selama terapi EECP.Kesimpulan: EECP tidak meningkatkan perbaikan fungsi kontraktilitas miokard yang disfungsi tapi masih viabel pada penderita penyakit jantung koroner.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Efek Enhanced External Counterpulsation Terhadap Perbaikan Kontraktilitas Miokard yang masih viabel pada penderita penyakit jantung koroner | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora