Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Ablasi Konvensional Kepak Atrium Atipikal

Yuniadi, YogaAchmad, ChaerulMunawar, Muhammad
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 020 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v28i3.245

Abstrak

Kepak atrium (KA, atrial flutter) merupakan jenis aritmia tersering kedua setelah firbrilasi atrium dalam praktek klinik. KA saat ini dibedakan berdasarkan keterlibatan ismus kavotrikuspid (IKT) dalam sirkuit reentry-nya. Di antara KA yang melibatkan IKT, KA tipikal dan tipikal terbalik merupakan jenis yang paling sering ditemukan. Semua KA yang tidak melibatkan IKT disebut sebagai KA atipikal. Pada KA atipikal sirkuit reentrykepak dapat berada di atrium kanan atau kiri. Kepak atrium atipikal termasuk sulit di atasi baik secara medikamentosa maupun dengan ablasi frekuensi radio (AFR). AFR KA atipikal umumnya mem-butuhkan teknik pemetaan canggih yaitu sistem pemetaan 3 dimensi (3D). Pemetaan 3D diperlukan untuk mengidentifikasi sirkuit kepak secara tepat sehingga lokasi ismus sebagai target ablasi dapat ditentukan dengan akurat.Teknik pemetaan konvensional umumnya tidak memadai untuk melakukan ablasi KA atipikal. Akan dilaporkan satu kasus KA atipikal yang berhasil diablasi dengan teknik pemetaan konvensional.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Ablasi Konvensional Kepak Atrium Atipikal | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora