Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Korelasi Kekakuan Arteri Dengan Kadar Endothelin-1 Plasma pada Laki-laki Obesitas

Correlation Between Arterial Stiffness and Plasma Endothelin-1 Concentration in Man with Obesity

Kosasih, AdrianusLilyasari, OktaviaGunawan, Richard IndraHaryono, NurSunu, Ismoyo
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 020 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v28i4.227

Abstrak

Latar belakang.Obesitas dihubungkan dengan peningkatan kekakuan arteri dan kadar endothelin-1 plasma, namun masih terdapat kontroversi mengenai efek obesitas terhadap kedua hal ini. Tujuan penelitian ini untuk melihat efek obesitas terhadap kekakuan arteri dan kadar endothelin-1 plasma serta melihat apakah terdapat korelasi antara kekakuan arteri dan kadarendothelin-1 plasma.Metode.Desain penelitian adalah penelitian potong lintang yang membandingkan dan mengkorelasikan kekakuan arteri dan kadar endothelin-1 plasma antara kelompok obesitas (n=40) dengan kelompok berat badan normal (n=40). Obesitas didefinisikan sebagai indeks massa tubuh = 25 kg/m2. Kekakuan arteri dinilai dengan mengukur carotid-femoral pulse wave velocity(PWV) dan ß stiffness index(ß) secara non invasif dengan ultrasonografi. Endothelin-1 diperiksa menggunakan metode ELISA.Hasil.Tidak terdapat perbedaan PWV bermakna di antara kelompok obesitas dan berat badan normal (mean ± SD : 809.44 ± 137.77 versus 850.96 ± 211.60 cm/detik, p=NS), namun terdapat perbedaan ßyang bermakna di antara kedua kelompok (8.79 ± 3.15 versus 7.28 ± 1.96, p=0.012). Baik PWV maupun ßberkorelasi positif dengan usia (PWV: r=0.446, p<0.001, ß: r=0.354, p=0.001), namun hanya ßyang berkorelasi dengan indeks massa tubuh (r=0.282, p=0.011) dan lingkar perut (r=0.312, p=0.005). Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar endothelin-1 plasma pada kelompok obesitas dan berat badan normal (0.94 ± 0.26 versus 0.95 ± 0.18 pg/dl, p=NS). Tidak terdapat korelasi antara PWV dan ßdengan kadar endothelin-1 plasma.Kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efek obesitas pada kekakuan arteri tidak tersebar secara uniform pada seluruh region arteri. Obesitas memberikan dampak yang lebih besar pada arteri karotis dibandingkan aorta, dan tampaknya efek obesitas pada kekakuan arteri tidak dimediasi oleh endothelin-1.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Korelasi Kekakuan Arteri Dengan Kadar Endothelin-1 Plasma pada Laki-laki Obesitas | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora