Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Bedah Fontan dan Permasalahannya

Rahajoe, Anna Ulfah
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 020 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v28i5.216

Abstrak

Ketika bedah Fontan baru diperkenalkan pada tahun 1970, para ahli menaruh harapan besar. Mereka beranggapan sirkulasi Fontan merupakan ide besar, yang mampu mengatasi berbagai variasi penyakit jantung bawaan (PJB) dengan fisiologi ventrikel tunggal. Tetapi 20 tahun kemudian, mulailah Fontan dkk mengenali kelemahan prosedur yang ia inisiasi. Dari evaluasi jangka panjang yang ia lakukan terbukti bahwa, meskipun pada bedah Fontan yang sempurna, dalam jangka panjang kapasitas fungsional pasen menurun, dan ini tak berkaitan dengan masalah lain kecuali sirkulasi Fontan.Beberapa penelitian jangka menengah dan jangka panjang lainnya juga menemukan berbagai masalah, misalnya disfungsi hati, gangguan koagulopati yang berakibat tromboemboli, protein loosing enteropathy(PLE) yang menimbulkan hipoalbuminemia dengan segala akibatnya, aritmia, obstruksi pada jalur Fontan, fistula arteriovenous pulmonal dan lain-lain. Semua masalah ini tentu saja mengakibatkan berkurangnya kesintasan pasen-pasen tersebut.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Bedah Fontan dan Permasalahannya | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora