Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Stroke Iskemik Pasca Terapi Fibrinolitik

Zulkarnaini, Z
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 019 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v29i1.200

Abstrak

Reperfusi dini dengan fibrinolitik merupakan kemajuan besar dalam menurunkan morbilitas dan mortalitas pasien infark miokard akut (IMA) dengan elevasi seg-men ST (ST Elevation Myocardial Infarction/STEMI). Selain secara signifikan menurunkan angka mortalitas jangka pendek dan jangka panjang, juga terbukti menin-gkatkan kualitas hidup.Namun, terapi fibrinolitik juga dapat meningkatkan risiko stroke, dilaporkan angka kejadiannya mencapai 0,5-1%. Bila stroke terjadi, angka mortalitasnya sangat tinggi tinggi, yakni 45-75%.3.Di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJN-HK), pada tahun 2004 tercatat 3 kasus stroke setelah terapi fibrinolitik dan salah satunya meninggal, se-dangkan pada tahun 2006 ditemukan satu kasus lagi. Oleh karenanya, penting untuk difahami faktor risiko, penyebab serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi tersebut. Tujuan dari presentasi kasus ini adalah untuk mendiskusikan kejadian stroke iskemik pasca terapi fibrinolitik.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Stroke Iskemik Pasca Terapi Fibrinolitik | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora