Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Long-Term Clinical Outcome Of Balloon Mitral Valvuloplasty. What Is The Predictor?

Kusmana, Dede
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 017 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v31i1.156

Abstrak

Penyakit Katup Jantung khususnya Penyakit Mitral Stenosis masih merupakan masalah yang harus ditanggulangi di negara berkembang termasuk Indonesia. Katup Mitral yang mengalami stenosis dan umumnya disebabkan oleh Penyakit Rheuma akan mengalami perburukan klinis dan hemodina-mik sebanding dengan makin mngecilnya orificium Katup Mitral. Secara hemodinamik tekanan atrium kiri akan meningkat , demikian selanjutnya tekanan Vena Pulmonalis Kanan (RVP-Right Pulmonary Vein ) meningkat.RVP diketahui merupakan faktor yang berperan dalam perjalanan natural penyakit SM dan dapat memengaruhi prognosis pasca tindakan intervensi baik pembedahan maupun intervensi non bedah dan bila terus meningkat maka gagal jantung kanan akan timbul. Penurunan luas katup, menjadi < 2,5 cm2, akan menyebabkan terjadinya peningkatan gradien tekanan. Gejala SM baru muncul ketika MVA telah mencapai 1,5 cm2 atau kurang.Upaya yang dilakukan secara rational menu-runkan tekanan dengan melebarkan diameter orificium katup Mitral melalui Baloon Mitral Valvuloplasty (BMP) atau komisurotomi katup Mitral per Kutan (KTMP).

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Long-Term Clinical Outcome Of Balloon Mitral Valvuloplasty. What Is The Predictor? | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora