Insidens Dan Faktor Risiko Fibrilasi Atrium Pasca Bedah Pintas Arteri Koroner
Incidence And Risk Factors Of Atrial Fibrillation After Coronary Bypass Graft Surgery
Abstrak
Latar Belakang.Fibrilasi atrium (AF) merupakan komplikasi yang sering terjadi pasca Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK). AF pasca BPAK ini dihubungkan dengan peningkatan risiko mortalitas dan morbiditas, risiko terjadinya stroke, membutuhkan tatalaksana tambahan dan pada akhirnya menyebabkan peningkatan biaya pasca-operatif. Banyak faktor risiko yang telah dihubungkan dengan AF pasca BPAK ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui insidens dan faktor risiko AF pasca BPAK di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK).Metode. Studi ini merupakan kohort retrospektif pada 138 dengan irama dasar sinus yang menjalani BPAK. End point penelitian adalah AF awitan baru dalam rumah sakit.Hasil.AF terjadi pada 36 pasien (26,1%). AF terjadi pada hari ke 2,67 ± 1,91 (kisaran 0–7 hari) setelah BPAK dengan insidens tertinggi terjadi pada hari ke-2 pasca operasi dan 28 pasien (77%) terjadi AF dalam 3 hari pertama pasca BPAK. Analisis univariat menunjukkan bahwa usia =60 tahun (P<0.001) dan jumlah graft > 3 (P=0.042) dihubungkan dengan terjadinya AF pasca BPAK. Pada analisis multivariat didapatkan bahwa usia =60 tahun (P<0.001) RR 6.198 merupakan faktor risiko independen terjadinya AF pasca BPAK.Kesimpulan.Insidens AF pasca BPAK di PJNHK 26,1% dengan faktor risiko independen usia =60 tahun.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
