Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Troponin I untuk memprediksi kejadian Kardiovaskular mayor Pasca bedah pintas arteri koroner

Using troponin I to predict MACE after CABG

Nauli, Siti ElkanaHarimurti, Ganesja MHersunarti, Nani
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 017 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v31i2.142

Abstrak

Latar Belakang. Bedah jantung berdampak pada mortalitas dan mortalitas pasca operasi. Pengenalan dini pasien pasca operasi yang akan memiliki morbiditas dan mortalitas harus dilakukan terutama pada pasien yang sebelumnya hanya memiliki faktor risiko operasi yang rendah. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa troponin I dapat digunakan untuk mengidentifi-kasi pasien yang berisiko timbulnya kejadian kardiovaskular mayor (KKM) pasca BPAK, namun nilai acuannya di tiap pusat pelayanan bedah jantung berbeda-beda. Peningkatan troponin I merefleksikan derajat kerusakan miokard akibat pembedahan dan berhubungan dengan morbiditas serta mortalitas pasca bedah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah troponin I pada 8 jam pasca BPAK elektif dapat digunakan untuk memprediksi KKM dalam 30 hari pasca BPAK dan untuk mencari berapa nilai potong troponin I pada 8 jam pasca BPAK elektif yang merupakan prediktor KKM 30 hari pasca BPAK di De-partemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI/PJNHK.Metodologi. Penelitian dilakukan secara kohort retrospektif yang melibatkan 284 pasien pasca BPAK elektif yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, bertempat di Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI/PJNHK periode Oktober 2008 sampai Juni 2009. Data penelitian diambil dari catatan medis. Dalam 30 hari pasca BPAK tersebut dilihat apakah timbul KKM pada subyek penelitian. Yang termasuk dalam KKM pada penelitian ini adalah gagal jantung akut, sindrom curah jantung rendah, dan kematian. Pengukuran kadar troponin I dilakukan pada jam ke-8 pasca BPAK dan untuk mencari nilai potong troponin I yang menyebabkan KKM digunakan kurva ROC,dengan satuan troponin I dalam ng/ml.Hasil Penelitan. Dari 284 subyek penelitian yang menjalani BPAK, 16,7% subyek mengalami KKM dalam 30 hari pasca BPAK. Dari hasil analisis bivariat didapatkan bahwa riwayat gagal jantung sebelum operasi, fraksi ejeksi ventrikel kiri sebelum operasi yang kurang dari 50% dan troponin I pada 8 jam pasca BPAK secara bermakna memprediksi KKM 30 hari. Dari kurva ROC didapatkan bahwa nilai potong troponin I yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup baik (70,6% dan 68,2%) adalah pada kadar 5 ng/ml. Hasil analisis multivariat menunjukkan riwayat gagal jantung sebelum operasi dan kadar troponin I =    5 ng/ml akan meningkatkan risiko KKM 30 hari pasca BPAK dengan OR masing-masing 3 dan 6,88.Simpulan. Troponin I pada 8 jam pasca BPAK elektif dapat digunakan untuk memprediksi KKM 30 hari. Kadar troponin I yang lebih dari atau sama dengan 5 ng/ml merupakan preditor independen KKM pada 30 hari pasca BPAK dengan sensitivitas 70%.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Troponin I untuk memprediksi kejadian Kardiovaskular mayor Pasca bedah pintas arteri koroner | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora