Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Nilai prognostik dispersi QT pasca bedah pintas koroner

Setianto, Budhi
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 017 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v31i2.139

Abstrak

Hubungan antara dispersi QT pascabedah pintas arteri koroner dengan kejadian kardiovaskuler telah diteliti akhir-akhir ini oleh Agustinus dkk dari De-partemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Hara-pan Kita secara restropektif dengan kesimpulan yang menarik perhatian untuk diberikan komentar. Bahwa dispersi QT > 60 milidetik pada subyek pasca BPAK telah meningkatkan risiko terjadinya kejadian kar-diovaskular mayor, gagal jantung akut dan sindroma koroner akut non fatal dalam pemantauan selama 1 tahun.Melihat desain penelitian yang tidak mengikut sertakan dispersi QT pra BPAK, merupakan kes-engajaan penulis agar lebih fokus pada penelitian prognosis pasca BPAK dengan dengan dispersi QT sebagai tolok ukurnya. Telah diketahui sebelumnya peranan BPAK dalam memperbaiki dispersi QT dalam arti memperpendek dispersi QT.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Nilai prognostik dispersi QT pasca bedah pintas koroner | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora