Intoksikasi Digoksin: Bagaimana Cara Mengenali Dan Penatalaksanaannya
Recognize and Treatment of Digitalis Intoxication
Abstrak
Latar Belakang: Digoksin merupakan komponen tertua dalam pengobatan kardiovaskular yang terus-meneris digunakan dalam praktek kedokteran saat ini. Obat ini merupakan obat yang paling sering diresepkan dan sejak dulu menjadi penyebab efek samping obat yang paling umum. Meskipun pada kenyataannya salah satu preparat digitalis ini telah banyak digunakan lebih dari 200 tahun, diagnosis intoksikasi digoksin masih sulit ditegakkan. Gejala dan tanda intoksikasi tidak spesifik, begitu pula gambaran perubahan EKG, sementara kadar terapi dan toksik tumpang tindih.Tujuan: untuk mempresentasikan sebuah laporan kasus intoksikasi digoksin dan mengkaji ulang diagnosis serta penatalak-sanaannya.Ringkasan: Telah dilaporkan satu kasus yang berkaitan dengan intoksikasi salah satu obat yang paling sering diberikan oleh dokter dan sejak dulu telah menjadi penyebab efek samping obat yang paling sering. Fakta ini sangat beralasan, oleh karena digoksin mempunyai batas aman yang sempit, dimana dosis terapinya dapat mencetuskan intoksikasi. Terlebih lagi respon tubuh terhadap obat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Meskipun manifestasinya tidak spesifik, akan tetapi pada pasien dalam terapi digoksin dengan manifestasi klinis yang mengarah pada intoksikasi digoksin, maka intoksikasi digoksin harus menjadi salah satu diagnosis banding kita. Diagnosis ini ditunjang oleh manifestasi EKG dan dikonfirmasi dengan pemeriksaan kadar digoksin plasma. Meskipun demikian kadar digoksin yang normal pun dapat menyebabkan intoksikasi. Penatalaksanaan awal intoksikasi digoksin adalah pengenalan disritmia dan atau manifestasi kardiak yang berhubungan dengan intoksikasi digoksin, serta penghentian digoksin. Sementara itu terapi lini pertama pada kasus dengan hemodinamik stabil seperti pada kasus ini adalah imunoterapi.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
